Assalamualaikum..........

Penyimpangan dan Penyesatan Ahmadiyah

Blog EntryOptimisme dalam BerdoaJul 25, '08 5:04 AM
for everyone

Optimisme dalam Berdoa

Rasulullah SAW bersabda, ''Apabila seorang di antara kamu berdoa, janganlah dia
berkata, “Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau sudi.” Tetapi, bersungguh-sungguhlah dalam memohon. Dan, “mohonlah perkara-perkara yang besar
dan mulia (surga atau pengampunan) karena Allah tidak ada sesuatu pun yang
besar bagi-Nya dari apa yang telah dianugerahkan. “ (Shahih Muslim No 4838).

Berdoa ibarat pedang bagi seorang Muslim. Ia menjadi alat pelindung bagi siapa
pun yang memerlukan. Sederhananya,
doa adalah alat untuk menjembatani semua pengharapan dan permintaan hamba pada Tuhannya. Layaknya sebuah bahasa, doa adalah salah satu jenis percakapan antara hamba dan Tuhannya. Ia menghubungkan ketidakberdayaan hamba dan kemahakuasaan Allah.
Tentu saja, karena begitu sakralnya, doa berbeda dengan percakapan umumnya. Ia
memiliki tata cara, adab, serta etika yang harus dilakukan. Salah satu etika
yang harus dilakukan dalam berdoa adalah optimisme dalam berdoa.

Rasulullah melarang kita untuk berdoa dengan lafal yang menunjukkan pesimisme seperti dalam hadis di atas. Walau bisa jadi pelafalan doa itu bermaksud untuk menunjukkan ketidakberdayaan seorang hamba, jangan sampai membuat nuansa bahwa Allah tidak memiliki kehendak untuk mengabulkan apa pun.

Optimisme dalam berdoa pun sering kali ditunjukkan pula dengan seberapa penting dan besar sesuatu yang diminta. Islam mengajarkan etika kepada kita agar
meminta dan berharap akan perkara-perkara yang besar, seperti pengampunan dosa
dan pengharapan surga. Hal itu menunjukkan seorang hamba mengerti bahwa doa
merupakan dialog penting untuk meminta dan berharap hal-hal yang penting pula.

Tidak semua masalah harus dikemukakan. Namun, berharap agar bisa menyelesaikan masalah adalah lebih baik. Tidak semua harapan diutarakan, tetapi meminta agar merasa cukup adalah lebih baik. Sederhananya, setiap hamba memiliki kebutuhan dan harapan, tetapi tidak setiap kebutuhan dan harapan layak untuk dijadikan permintaan dalam berdoa. Begitulah semangat optimisme berdoa yang harus dibangun sehingga nuansa berdoa tidak hilang karena pesimisme kita atau karena kerdilnya permintaan-perminta an kita. Wallahu a'lam.


Sumber : REPUBLIKA, Hikmah


Blog EntryEFFECTS OF COLD WATER Jun 11, '08 12:50 AM
for everyone

EFFECTS OF COLD WATER
 
Please be a true friend and send this article to all your friends you care about.


 Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat....

Artikel ini berguna untuk semua.
Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.
Secara logik..., mungkin ada kebenarannya.. Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air ES.  Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat
sewaktu menikmati hidangan!!!!

Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah
akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.

Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda baca.  Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!

Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak
yang baru kita makan.  Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.  
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan  menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan  menuju  ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.
Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan.

:Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!


Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.
Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda.
Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada
serangan pertama  serangan jantung.
Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya.  Malah 60% pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.  
Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.

Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup dalam keadaan sehat…..

Bukankah lebih nikmat beribadah dengan kondisi badan yang prima, ketimbang sakit ?
 
**Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada teman-teman yang anda sayangi.....!!!



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help